Prevalensi karies gigi pada anak di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Riskesdas Tahun 2018 sebanyak 81,5% anak berumur 3-4 tahun di Indonesia mengalami karies gigi, 92,6% anak berumur 5-9 tahun mengalami karies gigi, dan 73,4% mengalami karies gigi. Menggosok gigi adalah salah satu upaya yang paling efektif dalam pencegahan karies gigi pada anak-anak. Tujuan penelitian : Penelitian ini b…
Latar Belakang: Persentase penduduk Indonesia yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut meningkat dari 25,9% pada tahun 2013 menjadi 57,6% pada tahun 2018. Gigi dan mulut merupakan pintu masuk makanan dan minuman yang mempengaruhi asupan gizi. Kondisi gigi yang tidak sehat dan bersih dapat menurunkan kesehatan secara keseluruhan karena berdampak pada penyerapan nutrisi dalam tubuh. Tujuan…
Latar Belakang: Teh hijau (camelia sinensis) merupakan tanaman herbal yang berperan sebagi antioksidan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan rongga mulut. Teh hijau dipercaya mampu mengurangi pembentukan plak gigi dengan membunuh bakteri penyebab terbentuknya plak seperti streptococcus mutans dan menghambat aktivitas enzim gukosiltransferase pada glikolasi dari bakteri yang dapat mengubah …
Latar Belakang: Setiap orang memiliki tanggapan yang berbeda terhadap sakit gigi mereka. Sebagian orang merasa acuh, sebagian pergi ke dokter gigi, dan sebagian lainnya mencari pengobatan dengan obat-obatan (seperti pereda nyeri, obat anti inflamasi, dan antibiotik.), obat tradisional, sisa pengobatan sebelumnya, atau obat dari orang lain. Ada berbagai teori dan model sosial perilaku yang telah…
Pengetahuan kesehatan gigi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam proses perkembangan kesehatan seseorang. Karena itu terdapat beberapa masalah yang salah satunya yaitu kehilangan gigi. Tujuan Peneletian: Untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Terhadap Kebersihan Gigi dan Mulut Pengguna Gigi Tiruan Lepasan Akrilik di Kelurahan Perigi Baru Kota Tangerang Selatan. M…
Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut di Indonesia saat ini masih menjadi masalah terutama gigi berlubang. Oleh karena itu perlunya upaya untuk mengatasi permasalahan gigi berlubang tersebut dengan melakukan penyuluhan kesehatan gigi tentang karies. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dapat mempermudah mendapatkan informasi baik secara langsung maupun melalui internet. Tujuan penelti…
Latar Belakang: Pendidikan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 10 hingga 14 tahun sangatlah penting mengingat beragamnya permasalahan kesehatan yang umum terjadi pada anak. Berdasarkan data masalah gigi dan mulut menurut kelompok umur dan proporsi perawatan oleh dokter gigi di Indonesia 55,6% anak usia 10 hingga 14 tahun mempunyai masalah gigi dan mulut, dan hanya 9,4% persentase pasien yan…
Kesehatan gigi adalah kondisi dalam rongga mulut yang sehat, termasuk gigi geligi dan struktur jaringan pendukungnya yang bebas dari penyakit dan rasa sakit, berfungsi secara optimal, yang akan menjadikan percaya diri serta hubungan interpersonal dalam tingkatan paling tinggi. Tujuan Penelitian: yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh dalam efektifitas berkumur larutan madu hutan terhadap indeks…
Latar belakang: Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan menunjukkan angkat tertinggi yang mengalami karies 57,6%. Lebih spesifik terjadi pada anak usia 5-9 tahun sebesar 54,0% dan anak di usia 10-14 tahun 41,4%. Anak pada usia 5-9 tahun dan 10-14 tahun sebagian besar memiliki kebiasaan buruk dalam menjaga Kesehatan gigi dan mulut. Kemajuan memaham…
Latar Belakang: Salah satu untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut yaitu dengan upaya menggosok gigi secara rutin dan teratur. Kebiasaan yang baik dan disiplin memelihara dan membersihkan gigi dengan cara menggosok gigi secara rutin dan teratur harus sudah dimulai sejak dini sehingga generasi penerus terbiasa dengan pola hidup sehat. Menggosok gigi adalah membersihkan gigi dari kotoran atau sis…