Repository

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Karya Tulis Ilmiah

DAYA HAMBAT EKSTRAK KAYU MANIS (CINNAMONUM BURMANNII) DALAM PERKEMBANGAN BAKTERI ENTEROCOCCUS FEACALIS PADA SALURAN AKAR (STUDI LITERATUR)

NUR ANMANILLAH BINTAN PUTRI - Nama Orang;

Latar belakang: Enterococcus faecalis adalah bakteri dengan faktor virulensi yang kuat dan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan mikroorganisme lain, menyerang tubuli dentin, dan bertahan dari defisiensi nutrisi. Mengikuti dinding saluran akar, terakumulasi untuk membentuk biofilm, dan menjadi lebih tahan untuk zat irigasi dan obat-obatan Intracanal, sehingga sering dikaitkan dengan infeksi persisten dan pengobatan kegagalan saluran akar. Banyak tumbuhan herbal diketahui menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat, oleh karena itu banyak peneliti memanfaatkan tumbuhan herbal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satu tanaman herbal yaitu Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) merupakan tanaman herbal tradisional yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari- hari dan memiliki banyak manfaat termasuk dalam bidang kesehatan. Ekstrak Kayu Manis (Cinnamont Burmannii) mengandung minyak atsiri dengan komposisi utamanya ialah transcynnamaldehyde (60,72%), eugenol (17,62%), kumarin (13,39%), p-cimene (0,6-1,2%), a-pinene (0,2-0,6%), sinamilasetat (5%), kariofilen (1,4-3,3%) dan benzilbenzoat (0,7-1,0%). Metode: penelitian ini dimulai dengan studi pustaka yang berkaitan dengan Enterococcus faecalis, membuat tabel sintesis informasi dari literatur/jurnal yang dijadikan sebagai acuan, melakukan tinjauan literatur kemudian menganalisis persamaan dan perbedaan dari literatur tersebut. Pembahasan: Ekstrak Kayu Manis (Cinnamont Burmannii) menunjukkan potensi terhadap Enterococcus Faecalis berupa aktivitas daya hambat yang signifikan secara statistik terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus Faecalis dalam saluran akar. Kesimpulan: Ekstrak Kayu Manis (Cinnamont Burmannii) dapat digunakan untuk pengembangan berbagai produk industri dan farmasi dalam peningkatan kesehatan gigi dan mulut.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Akademi Kesehatan Gigi (AKG) Puskesad 18 2021 KTI
KTI00213
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
18 2021 KTI
Penerbit
Jakarta : AKG Puskesad., 2021
Deskripsi Fisik
44 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
18 2021
Tipe Isi
Kesehatan Gigi
Tipe Media
DIII Kesehatan Gigi
Tipe Pembawa
Publish
Edisi
-
Subjek
Ekstrak kayu manis
Bakteri Enterococcus Feacalis
Saluran akar
Info Detail Spesifik
18037
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ABSTRAK
  • BAB 1
  • DAFTAR PUSTAKA
  • BAB II
  • BAB III
  • BAB iV
  • BAB V
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?