Karya Tulis Ilmiah
KADAR KEASAMAN RONGGA MULUT SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI YOGHURT (Studi pada Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Pagi Senen)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar keasaman rongga mulut sebelum dan sesudah mengkonsumsi yoghurt (Studi pada Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Pagi Senen). Saliva menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses terjadinya karies, karena saliva selalu membasahi gigi geligi sehingga memengaruhi lingkungan dalam mulut. Saliva berfungsi dalam pengunyahan dan pencernaan, melindungi gigi dengan membantu mencegah karies, mengatur keasaman rongga mulut, dan mencegah perkembangan mikroorganisme. Yoghurt ialah fermentasi susu oleh bakteri asam laktat yang mempunyai rasa yang khas, tekstur semi padat dan halus, serta mempunyai rasa asam yang segar. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Saliva dikumpulkan menggunakan 2 buah pot plastik untuk menampung air liur sebelum dan sesudah mengkonsumsi yoghurt. Alat ukur pH meter digunakan untuk mengetahui nilai pH saliva. Hasil penelitian di SD Negeri 03 Pagi Senen dengan jumlah 31 responden menunjukan bahwa sebelum minum yoghurt rata-rata pH saliva 7,1 dan sesudah minum yoghurt rata-rata pH saliva 5,5.
Tidak tersedia versi lain