Karya Tulis Ilmiah
TINGKAT KEPARAHAN KARIES GIGI PADA MASYARAKAT SUKU BADUY MENGGUNAKAN INDEKS PUFA
Provinsi Banten mencatatkan prevalensi karies gigi sebesar 42,3%. Di
wilayah ini, terdapat salah satu kelompok masyarakat adat, yaitu Suku Baduy.
Untuk mengetahui tingkat keparahan karies gigi di kalangan masyarakat Suku
Baduy, peneliti menggunakan Indeks PUFA sebagai alat ukur yang digunakan.
Tujuan penelitian : untuk mengetahui tingkat keparahan karies gigi dan faktorfaktor yang mempengaruhi keparahan karies gigi pada masyarakat Suku Baduy.
Metode penelitian : menggunakan metode observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional, Teknik pengambilan sampel secara accidental
sampling sebanyak 50 responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square
untuk mengidentifikasi faktor risiko karies gigi. Hasil penelitian : Hasil uji statistik
menggunakan uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara
usia (p-value 0,168) dan jenis kelamin (OR = 0,732, p-value 0,836) dengan
keparahan karies gigi, tetapi ada hubungan signifikan antara kebiasaan
pemeliharaan gigi dan mulut dengan keparahan karies (p-value 0,000).
Kesimpulan : Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara
kebiasaan pemeliharaan gigi dan mulut dengan tingkat keparahan karies.
Tidak tersedia versi lain