Latar Belakang : Pengetahuan dan sikap responden dengan kesehatan gingiva dapat berpengaruh dengan kesehatan yang ada pada rongga mulut salah satunya yaitu penyakit gingivitis. Kesehatan gingiva adalah bagian dari jaringan periodontal yang terletak paling luar. Gingiva sering kali digunakan sebagai indikator jika jaringan periodontal terkena penyakit. Tujuan Penelitian : mengetahui hubungan pe…
Karies gigi adalah penyakit multifaktorial pada jaringan keras sehingga dapat terjadi bila ada faktor yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Karies gigi yang tidak dirawat lambat laun akan mencapai bagian pulpa dan mengakibatkan peradangan pulpa atau pulpitis. Faktor-faktor penyebab pulpitis meliputi faktor dalam dan faktor luar, Salah satu penyebab terjadinya sua…
Seorang ibu berperan penting dalam pengasuhan dan pemeliharaan gigi anaknya. Tingginya keluhan karies gigi pada anak balita dikarenakan kurangnya perhatian dan pengetahuan ibu. Pemakaian pasta gigi berfluoride dengan penggunaan dan komposisi yang sesuai akan membantu dalam pencegahan kerusakan gigi pada anak balita. Karena fluoride efektif dalam mencegah kerusakan gigi pada anak balita dan juga…
Upaya pemeliharaan kesehatan gigi, serta pembinaan kesehatan gigi pada anak usia sekolah perlu mendapatkan perhatian khusus. Karena pada usia ini anak sedang menjalani proses perkembangan. keadaan gigi anak akan berpengaruhterhadap perkembangan kesehatan gigi pada usia dewasa. Tindakan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak sejak dini sangat di perlikan. Tujuan dari penyuluhan kesehatan gi…
Kurangnya pengetahuan tantang menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu penyebab terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Penggunaan media lembar balik (flipchart) menjadi salah satu media yang efektif dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut siswa SD GMIM Tumpengan Desa SEA II Kecamatan Pineleng tahun 2020 menurut (Koch dan Yuliana, 2020). Tujuan Penelitian: Berdasarkan ha…
Pengetahuan kesehatan gigi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam proses perkembangan kesehatan seseorang. Karena itu terdapat beberapa masalah yang salah satunya yaitu kehilangan gigi. Tujuan Peneletian: Untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Lansia Terhadap Kebersihan Gigi dan Mulut Pengguna Gigi Tiruan Lepasan Akrilik di Kelurahan Perigi Baru Kota Tangerang Selatan. M…
Latar Belakang: Pendidikan kesehatan gigi dan mulut pada anak usia 10 hingga 14 tahun sangatlah penting mengingat beragamnya permasalahan kesehatan yang umum terjadi pada anak. Berdasarkan data masalah gigi dan mulut menurut kelompok umur dan proporsi perawatan oleh dokter gigi di Indonesia 55,6% anak usia 10 hingga 14 tahun mempunyai masalah gigi dan mulut, dan hanya 9,4% persentase pasien yan…
Latar belakang: Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan menunjukkan angkat tertinggi yang mengalami karies 57,6%. Lebih spesifik terjadi pada anak usia 5-9 tahun sebesar 54,0% dan anak di usia 10-14 tahun 41,4%. Anak pada usia 5-9 tahun dan 10-14 tahun sebagian besar memiliki kebiasaan buruk dalam menjaga Kesehatan gigi dan mulut. Kemajuan memaham…
Latar Belakang: Prevalensi karies pada anak menurut Data World Health Organization (WHO) pada tahun 2018 sebesar 60-90%. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan bahwa kesehatan gigi masyarakat Indonesia cenderung lebih buruk, ditemukan sekitar 2,8% penduduk Indonesia yang menyikat gigi dengan cara yang benar, 57,6% memiliki masalah gigi dan mulut, dan hanya 10,2% mendapat…
Latar Belakang: Menurut WHO rata-rata karies pada anak usia 6-12 tahun sangat tinggi yakni mencapai 8,43. Pada anak usia enam tahun memeiliki dmft lebih dari 6 yaitu mencapai 67,3% hal ini termasuk dalam kategori karies gigi anak usia dini. Berdasarkan survey Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 bahwa prevalensi karies masih di angka 93%. Tujuan Penelitian: mengetahui pengaruh media smart box…