Pengetahuan ibu sangat penting dalam mendasari terbentuknya sikap dan perilaku yang mendukung kesehatan gigi dan mulut anak. Gigi bagi seorang anak sangat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak usia 6-13 tahun merupakan masa peralihan dari gigi sulung ke gigi tetap yang dianggap rawan terhadap penyakit gigi dan mulut, salah satunya kasus persistensi gigi pada anak. Peneli…
Kebersihan gigi dan mulut adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa di dalam mulut seseorang bebas dari kotoran seperti debris, plak, dan karang gigi. Cara paling sederhana adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari yakni setelah sarapan dan sebelum tidur. Tujuan : mengetahui gambaran pengetahuan tentang Oral Hygiene pada Satuan Pengamanan (Satpam) di RS Premier Bintaro. Metode penelitian : …
Peran orang tua dalam mengasuh, mendidik, dan mendorong, serta mengawasi anak dalam merawat kebersihan gigi penting dalam mencegah terjadinya karies. Sikap dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap perilaku anak. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan peran orang tua dengan kejadian karies gigi pada an…
Latar Belakang: Pengetahuan pasien di klinik Prime Care Tebet Jakarta Selatan terkait abrasi dan abfraksi gigi masih minim. Abrasi gigi adalah kerusakan pada lapisan permukaan gigi di akibatkan oleh kontak gigi dengan benda dari luar yang menggores permukaan gigi hingga membentuk cekungan pada permukaan gigi. Abfraksi gigi adalah hilangnya struktur gigi akibat gaya fleksural (kemampuan untuk me…
Latar Belakang: Saliva adalah cairan kompleks yang menjaga kesehatan mulut. Keasaman saliva sangat mempengaruhi terjadinya karies. Mengunyah bengkoang dapat merangsang dan meningkatkan saliva, bengkoang merupakan bahan pembersih alami plak dan debris pada gigi. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh bengkoang terhadap perubahan pH saliva rongga mulut. Metode Penelitian: Quasi Eksperimen dengan …
Motivasi dapat mempengaruhi pola pikir atau sikap seseorang. Dampak kurangnya motivasi terhadap penggunaan gigi tiruan dapat mengganggu asupan nutrisi akibat menurunnya dari fungsi mastikasi dan pengunyahan, terganggunya fungsi fonetik dalam mengucapkan beberapa huruf tertentu dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Gambaran Tingkat Motivasi Pada Pasien Pengguna…
Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia sebesar 57,6% dan penduduk Indonesia yang mendapatkan pelayanan tenaga kesehatan gigi sebesar 10,2%. Gigi impaksi adalah salah satu masalah gigi yang sering terjadi. Gigi impaksi merupakan gigi tumbuh secara tidak normal karena terhambat oleh gigi sebelah sehingga tumbuh tidak sesuai lengkung rahang. Gigi impaksi dapat mengga…
Latar Belakang: Karies gigi dapat menjumpai semua orang, semua umur, baik laki-laki juga perempuan, semua suku, ras dan pada seluruh tingkatan status sosial ekonomi. Faktor kebersihan mulut berpengaruh terhadap kejadian karies, terbentuknya plak pada gigi dikarenakan seseorang tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut yang merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya karies Laporan Survey Keseha…
Latar Belakang: Karies adalah penyakit yang paling banyak di jumpai di rongga mulut, sehingga menjadi masalah utama kesehatan gigi dan mulut. Karies dapat di sebabkan beberapa faktor diantranya adalah ekonomi, sering konsumsi makanan manis serta sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut karna kurangnya pengetahuan akan pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Berdasarkan data kemente…
Menyikat gigi adalah menghilangkan plak dan sisa makanan dengan sikat dan pasta gigi, cara menyikat gigi yang salah dapat menyebabkan ausnya permukaan gigi/abrasi. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran gigi dengan servikal abrasi dan cara menyikat gigi pada karyawan Pertamina yang berobat ke Klinik Pertamina Sopodel Jakarta Tahun 2022. Sampel pada penelitian ini total sampling dengan kuesion…