Latar Belakang: Penduduk Indonesia yang telah berperilaku menyikat gigi dengan benar minimal 2 kali sehari. Sebanyak 57,6% penduduk di Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut dan hanya 10,2% penduduk yang menerima perawatan oleh tenaga medis gigi, bila ditinjau berdasarkan usia, proporsi 67,3% dari usia 5-9 tahun, dan 55,6% dari usia 10-14 tahun. Karies gigi apabila dibiarkan tanpa diatasi m…
Latar Belakang: Masalah utama kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak dijumpai pada masyarakat adalah karies gigi. Karies gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan oleh kerja mikroorganisme pada karbohidrat yang dapat diragikan, karies ditandai dengan demineralisasi mineral email dan dentin diikuti kerusakan bahan-bahan organiknya. Faktor-faktor tersebut antara lain: struktur…
Latar Belakang: Karies gigi adalah penyakit pada jaringan gigi yang diawali dengan terjadinya kerusakan jaringan gigi dimulai dari permukaan gigi kemudian meluas ke arah pulpa. Karies gigi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yaitu perilaku dalam menyikat gigi, dimana perilaku ini meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui gambaran perilaku men…
Latar Belakang: Peran orang tua sangat diperlukan dalam membimbing, memberikan pengertian, dan menyediakan fasilitas kepada anak agar anak dapat memelihara kebersihan gigi dan mulut. Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu bagian dari kesehatan jasmani yang tidak bisa dipisahkan dengan yang lainnya. Kesehatan gigi dan mulut yang terganggu dapat menjdi faktor timbulnya gangguan kesehatan lainny…
Latar belakang: Alat Perlindungan Diri (APD) merupakan alat untuk melindungi petugas dari segala jenis cairan tubuh untuk mencegah terjadinya infeksi silang, sehingga penting untuk mengetahui penggunaan APD. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penatalaksaan penggunaan APD pada petugas kesehatan di Poliklinik Swamed Jakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah sampel 30 orang,…
Latar belakang: Pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan pelayanan kesehatan profesional yang ditujukan untuk masyarakat, keluarga maupun perorangan baik yang sakit maupun yang sehat. sebanyak 57,6% penduduk Indonesia mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut di antara mereka, terdapat 10,2% yang menerima perawatan dan pengobatan dari tenaga medis gigi (perawat gigi, dokter gigi atau dokte…
Latar Belakang: Karies gigi pada anak adalah kasus penyakit gigi yang sering ditemukan di klinik pedodonti. Hal ini tergambar dari penelitian terhadap anak usia prasekolah di DKI Jakarta dan sekitarnya bahwa 85,17% anak menderita karies dengan tingkat def-t 6,04. Menurut data dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menyebutkan bahwa setidaknya 89% penderita gigi berlubang adalah anak- anak …
Latar Belakang Di Indonesia 80% penduduk mengalami gigi berjejal/maloklusi. Maloklusi didefinisikan sebagai rahang yang tidak selaras dari arah sagital, vertikal, atautransversal. Sebuah studi menunjukkan bahwa 85,58% dari 2.074 siswa sekolah (12-15 tahun) memiliki maloklusi yang membutuhkan perawatan ortodontik. Gigi berjejal dapat mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut (OHI-S). Upaya untuk me…
Latar Belakang : Delayed eruption merupakan kegagalan gigi untuk erupsi kedalam barisan rongga mulut pada waktu perkembangan yang biasa, menyimpang secara signifikan dari normal yang dipengaruhi berbagai ras, etnis, dan jenis kelamin,kondisi patologis yang sering ditemui, gejala ini bisa dikhawatirkan oleh orang tua. Mereka pikir bahwa anak menderita penyakit berbahaya. Penyimpangan yang signif…
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut menurut WHO (2012) adalah kondisi rongga mulut termasuk gigi yang bebas dari kanker tenggorokan, kerusakan gigi, infeksi dan luka pada mulut, kehilangan gigi, dan penyakit lainnya yang dapat membatasi individu untuk mengunyah, menggigit, berbicara, tersenyum dan kesejahteraan psikososial dari individu tersebut. Peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulu…