Provinsi Banten mencatatkan prevalensi karies gigi sebesar 42,3%. Di wilayah ini, terdapat salah satu kelompok masyarakat adat, yaitu Suku Baduy. Untuk mengetahui tingkat keparahan karies gigi di kalangan masyarakat Suku Baduy, peneliti menggunakan Indeks PUFA sebagai alat ukur yang digunakan. Tujuan penelitian : untuk mengetahui tingkat keparahan karies gigi dan faktorfaktor yang mempengar…
: pH saliva memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem rongga mulut. Konsumsi makanan dan minuman dapat mempengaruhi perubahan pH saliva, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan gigi dan mulut. Buah belimbing manis (Averrhoa carambola L) dan nanas madu (Ananas comosus (L) Merr) merupakan buah yang umum dikonsumsi dan memiliki kandungan asam yang berbeda, sehingga berpo…
Latar Belakang : Komunikasi dalam keperawatan dapat dikenal dengan sebutan komunikasi terapeutik yang bertujuan untuk membantu klien dalam memecahkan masalah, atau mendorong klien untuk melakukan tindakan yang baik bagi penyembuhan serta peningkatan kesehatannya pada kenyataan nya masih ada terapis gigi dan mulut yang tidak melaksanakan komunikasi terapeutik. Tujuan penelitian : untuk mengetah…
Karya tulis ini membahas perubahan pH saliva sebelum dan sesudah menggosok gigi menggunakan pasta gigi mengandung baking soda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pH saliva sebelum menggosok gigi dan sesudah menggosok gigi menggunakan pasta gigi mengandung baking soda. Sampel penelitian yaitu siswa-siswi kelas 7A SMP Kuntum Wijaya Kusuma Jakarta Timur. Jenis penelitian ini meng…
Pemeliharaan kesehatan gigi dengan cara menyikat gigi dapat mencegah pembentukan plak yang dipelopori bakteri Streptococcus sanguinis. Ekstrak tanaman yang mengandung flavonoid diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus sanguinis karena mengandung senyawa yang bersifat antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efek ekstrak tanaman pada buah lemon, kulit manggis…
Karies timbul karena adanya sifat asam yang pada gigi Yang disebabkan oleh makanan tertentu. makan makanan yang berserat seperti mentimun dapat mengurangi sifat asam pada gigi. Mentimun mengandung kadar air sebanyak 96,2% yang berpengaruh terhadap ph saliva. Apabila mentimun dikunyah dapat merangsang sekresi saliva sehingga berpengaruh pada pH saliva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui P…
Karya Tulis Ilmiah ini membahas Analisa Daun Jambu Biji, Belimbing Wuluh, Kulit Manggis, Teh Hijau, dan Daun Kemangi terhadap pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans. Tanaman tersebut dijadikan pilihan karena memiliki kesamaan mengandung senyawa aktif yang bersifat antibakteri seperti flavonoid, saponin, dan tannin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode literatu…
Kebersihan rongga mulut sangatlah penting. Beberapa masalah kesehatan gigi dan mulut dapat terjadi karena kita kurang menjaga kebersihan rongga mulut. Salah satu penyebab timbulnya suatu penyakit gigi dan mulut yaitu plak gigi. Sifat plak yang terdapat pada permukaan gigi tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung, sehingga membutuhkan suatu bahan pewarna yang dapat memperlihatkan plak pad…
Perilaku kesehatan merupakan semua akitivitas atau kegiatan seseorang baik yang dapat diamati maupun tidak dapat diamati berkaitan dengan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan suatu keadaan secara objektif bertujuan mengetahui gambaran perilaku masyarakat dalam pencarian pengobatan gigi dan mulut. Teknik pengambilan sampel men…
Masalah karies gigi di Indonesia, memiliki prevalensi karies yang besar mencapai 80% dari jumlah penduduk. Menurut Riskesdas (2013),selama 5 tahun terakhir di Indonesia terdapat peningkatan rata-rata indeks DMF-T dari 4,5 hingga 5,4 dengan selisih 0,9. Bakteri merupakan salah satu jenis mikroorganisme yang tidak bisa dilihat langsung oleh mata dan memiliki berbagai bentuk yaitu bulat, batang, …